Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Ketika Langkah Kecil Menjadi Doa

Gambar
Kunjungan Siswa SMK YP17-2 Malang ke Panti Asuhan. Pagi itu, mentari seolah melunak sinarnya ketika rombongan siswa SMK YP17-2 Malang melangkahkan kaki menuju sebuah panti asuhan. Tidak ada kemewahan yang mereka bawa, selain senyum yang tulus dan hati yang ingin berbagi. Di balik seragam sederhana, tersimpan niat suci untuk belajar tentang makna kehidupan yang sesungguhnya. Tentang memberi tanpa mengharap kembali, tentang hadir untuk sesama. Di panti asuhan itu, waktu terasa berjalan lebih pelan. Tawa anak-anak menyambut hangat, sehangat pelukan yang tak pernah mereka minta namun selalu mereka rindukan. Setiap sapaan, setiap genggaman tangan, menjadi bahasa kasih yang tak membutuhkan kata-kata indah. Para siswa belajar bahwa kebahagiaan bukan soal apa yang dimiliki, melainkan seberapa ikhlas kita berbagi apa yang ada. Kegiatan sederhana berubah menjadi kenangan yang mendalam. Bermain bersama, berbincang, dan menyerahkan bantuan menjadi jembatan yang menghubungkan dua dunia. Dunia yan...

Dari Kelas SMK di Malang ke Redaksi ANTARA

Gambar
"Saya bangga pernah menjadi bagian dari SMK YP 17-2 Malang . Di sinilah saya belajar disiplin, kerja keras, dan dasar-dasar keterampilan yang berguna sampai hari ini. Setelah lulus tahun 2008, saya melanjutkan ke perguruan tinggi dan meniti karier sebagai jurnalis foto, dan kini juga menjalankan usaha roti dengan brand Mexican Bun Mr. Can.  Ilmu dan nilai yang saya dapat di sekolah ini sangat membantu membentuk karakter dan profesionalisme saya.  Terima kasih SMK YP 17-2 Malang sekolah yang membekali saya untuk siap terjun ke dunia kerja dan wirausaha!” — Budi Candra Setya, Jurnalis Foto & Owner Mexican Bun Mr. Can  

Dari Buddha Raksasa ke Es Krim Manis: Petualangan Edukasi SMK YP 17-2 Malang yang Mengesankan

Gambar
Pagi itu, siswa-siswa  SMK YP 17-2 Malang  penuh semangat berkumpul di sekolah sejak pukul 05.00 untuk mempersiapkan kunjungan industri ke  PT. AICE Ice Cream Jatim Industry .  Dibawah arahan kepala sekolah, kami berangkat tepat waktu menuju Wisata Edukasi Patung Buddha Tidur di Maha Vihara Mojopahit, Trowulan, Mojokerto, sebuah perjalanan yang memakan waktu sekitar dua jam. Sesampainya di sana pukul 07.35, kami disambut oleh patung Buddha raksasa yang sedang tidur, dikenal sebagai Sleeping Buddha atau Buddha Maha Paranibbana, yang menggambarkan detik-detik wafatnya Siddhartha Gautama saat memasuki nirwana. Patung berwarna emas berukuran panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter ini dibangun pada tahun 1993    di atas kolam, dihiasi relief indah yang menceritakan perjalanan hidup Buddha, termasuk hukum sebab-akibat dan perjalanan menuju Kusinara. Dibangun atas prakarsa Bhikkhu Viriyanadi, patung ini meraih rekor MURI pada 2001 sebagai patung Bud...